EKSOTISME KAFE KOLONG JEMBATAN

Kafe kolong jembatan di Jember.
Kafe kolong jembatan Jember (foto : Kompas.com)
Kafe kolong jembatan Jember - Berjalan di atas jembatan Jalan Mastrip, Kabupaten Jember, Jawa Timur, sekilas terdengar alunan musik yang semakin malam kian ramai. Rasa penasaran pun kian merasuki diri untuk mencari sumber nada-nada tersebut. Berjalan turun ke bawah, kendaraan bermotor memadati ruang parkir di sepanjang bawah jembatan.

Suara alunan musik dan para kawula muda-mudi ramai berkumpul bernyanyi bersama menikmati malam panjang di sebuah kafe yang menarik di Kabupaten Jember ini. Meja dan kursi dari anyaman bambu yang memenuhi seisi kafe, tampak selalu padat setiap malamnya.
Hiburan musik di kafe kolong jembatan (foto : Kompas.com)
Kafe Kolong muncul dari ide liar Johanes Kris Astono, seorang pegiat organisasi pecinta alam Program Diploma Fakultas Ekonomi Universitas Jember. "Sebelumnya memang ingin punya warung kopi sendiri untuk nongkrong. Namun ini bukan kedai sembarangan, terdengar suara gemericik air sungai yang menemani kenikmatan minum secangkir kopi," kata laki-laki kelahiran Jember, 1 Desember 1970 ini.

Suasana kafe kolong jembatan Jember (foto : Kompas.com)
Sebelumnya, kolong jembatan ini memang digunakan sebagai tempat pembuangan sampah, tempat mabuk, judi dan lainnya. Dengan ide cemerlang Johanes inilah, konsep ruang kosong di sebuah kolong jembatan disulap menjadi tempat nongkrong nyaman dan luar biasa.

Kafe Kolong menjadi salah satu tempat yang dituju anak-anak muda dari luar kota yang datang ke Jember. Mereka berasal dari Surabaya, Malang, Yogyakarta dan lain-lain. Semua memuji dan suka dengan suasana kafe itu.

Minuman dan makanannya pun terbilang sederhana dengan harga yang cukup murah tentunya. Anda pun bisa memilih berbagai macam olahan kopi yang disajikan nikmat dengan atmosfer kafe yang sempurna.

Kompas.com

0 komentar:

Posting Komentar